Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Fokus pada Program Desa Terang (PDT).

0
1408

Medha.id. Luasnya wilayah Republik Indonesia tentu membawa beragam tantangan tersendiri, salah satunya adalah penyetaraan kesempatan menikmati listrik. Menurut data, terdapat sekitar 2.500 desa yang belum mendapatkan listrik, kemudian 37.000 rumah dari 2.500 desa tersebut yang masih gelap gulita. Hal tersebut yang kemudian menjadi fokus dari Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI).

Bantuan yang di berikan kepada masyarakat desa, dengan system penerangan PLTS berupa Penerangan Jalan umum (PJU), dan SHS (Solar Home System). Pembantu Program Pemerintah Untuk melaksanakan Program Indonesia Maju dan sejahtera. Dan hal tersebut sejalan dengan visi pemerintah yaitu membangun dari daerah pinggiran agar tercipta kesetaraan.

Bersama Bapak Prof,Dr,Ir Rokhmin Dahuri MS sebagai Ketua Umum GNTI adalah,  Organisasi kerakyatan di bidang kesejahteraan Dan kemakmuran Petani dan Nelayan Indonesia. Dengan mewujudkan kemandirian masyarakat perikanan dan pertanian dengan memperjuangkan hidup layak, makmur dan bermartabat serta memiliki kemampuan dan kinerja yang tinggi menuju industri yang berdaya saing untuk kesejahteraan nelayan dan petani Indonesia.

“Ini kan terus terang masih baru, jadi desa-desa yang gelap gulita kita bereskan bertahap sampai tahun 2020, setelah itu 2021 kita sisir rumah-rumah atau desa-desa yang belum memenuhi standard minimum”, ujarnya.

Salah satu Program dari GNTI adalah Program Desa Terang (PDT), dan Ibu Sri Sutarti.SKM.MH sebagai Koordinator Nasional Program Desa terang, memberikan bantuan kepada masyarkat pedesaan yang belum teraliri Listrik di seluruh Indonesia. Dengan PLTS Solar panel. Bekerja sama dengan Kemendes dan Kementrian Terkait.

Untuk itulah Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) mengadakan pelantikan kepada Calon Koordinator / Sekretaris Wilayah provinsi se indonesia sebagai bagian dari Pelaksanaan dari Program Desa Terang (PDT). Dengan Pembekalan Pendidikan dan latihan seta arahan agar terciptanya pelaksanaan kerja yang kondusif, jujur, amanah dalam mencapai target program yang ada.

“Dengan melibatkan masyarakat daerah, akan mempermudah mewujudkan visi dari pemerintah Jokowi dalam membangun dimulai dari pinggiran. Lebih dari itu, yang mengetahui potensi dan masalah daerah, ya temen – temen daerah. Dan dengan kepengurusan ini, temen – temen daerah bisa kerja keras, ikhlas, dan cerdas untuk mensukseskan program ini, baik dari segi kualitas lampu, pemasangan dan lain sebagainya. Ya intinya indahlah program ini bagi temen – temen di daerah”, ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here