Rakernas PHRI : Menjaga Asa Pulihkan Pariwisata Indonesia

0
1175
Rakernas PHRI

Medha.id. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menggelar Rakernas I Tahun 2021 dengan tema ‘Menjaga Asa Memulihkan Pariwisata Indonesia’. Melalui Rakernas PHRI, PHRI ingin memupuk kembali semangat dan optimisme pelaku industri pariwisata, khususnya di sektor perhotelan, agar dapat kembali bangkit menghadapi tantangan saat ini maupun tantangan pasca pandemi.

Baca juga:

Harris Hotel & Convention Kelapa Gading Hadirkan Makanan Korea

Optimisme bahwa industri pariwisata dapat kembali berkontribusi bagi perekonomian nasional selalu disampaikan PHRI melalui berbagai program kerjasama dengan stakeholder pariwisata sejak awal tahun 2020, tepatnya ketika Covid-19 mulai mewabah. Beberapa terobosan yang dilakukan di antaranya; mengupayakan program Dana Hibah Pariwisata, penyediaan hotel untuk program repatriasi, dan vaksinasi bagi anggota perhotelan dan restoran di Indonesia.

Baca juga:

HAKA Restaurant Hadirkan Varian Kopi Cuma 15 Ribu Free Flow

“Pelaksanaan Rakernas PHRI ini juga merupakan upaya dan bentuk komitmen PHRI untuk memulihkan kembali pariwisata nasional yang terpuruk karena pandemi Covid-19,” kata Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum PHRI.

Dalam Rakernas I PHRI Tahun 2021 yang diadakan secara hybrid ini diikuti oleh ratusan pelaku pariwisata di sektor perhotelan, dan sejumlah perwakilan dari kementerian/lembaga. Mereka hadir untuk membahas berbagai tantangan dan mencari solusi guna mempercepat pemulihan pariwisata nasional.

Baca juga:

Voyage Restaurant Hadirkan Sajian Istimewa Tex-Mex

Sementara itu, PHRI juga membuka peluang kerjasama dengan para stakeholder sebagai upaya nyata memulihkan pariwisata nasional. Salah satunya adalah kerjasama PHRI dengan maskapai penerbangan AirAsia yang meluncurkan program promosi SNAP (paket hotel dan penerbangan AirAsia). Program ini bertujuan untuk mendorong kunjungan wisata ke destinasi prioritas yang saat ini sedang dikembangkan oleh pemerintah. “Apabila para stakeholder saling berkolaborasi, maka proses pemulihan industri pariwisata Indonesia akan lebih cepat,” kata Hariyadi Sukamdani.

Artikel Sebelumnya:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here