Woodeco Indonesia Berhasil Mengubah Limbah Menjadi Barang Ekspor

0
840
Woodeco Indonesia

Medha.id. Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 yang digelar di beberapa daerah membawa dampak yang sangat positif bagi industri Ekraf. Dimana dalam Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 ini banyak memunculkan pemain pemain baru ataupun yang telah lama bermain di industri Ekraf, namun kurang mendapat sorotan meski memiliki produk yang tidak kalah dibanding yang telah beredar di pasaran, salah satunya adalah Woodeco Indonesia.

Baca juga:

Omah Budoyo Jogja Diharapkan Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

Apresiasi Kreasi Indonesia Surakarta dan Pekalongan ini terdiri dari 65 peserta yang terseleksi dari 4251 Pendaftar pada subsektor Kuliner, Kriya, Fesyen, Musik, Film, Animasi, Aplikasi dan Permainan. Ada 40 Jenama yang mendapatkan fasilitasi booth untuk memamerkan produknya, sisanya adalah kelompok musik dan film. Dan dari banyaknya peserta Apresiasi Kreasi Indonesia Surakarta dan Pekalongan ini, kami bertemu dengan Agung Setiawan, pemilik dari Woodeco Indonesia, sebuah brand rintisan subsektor kriya.

Sebagai pelaku Ekraf, Woodeco Indonesia memiliki cerita panjang hingga akhirnya berhasil mengeluarkan produk – produk unggulan hingga mampu diserap oleh pasar. Dan ide kreatif dari woodeco Indonesia itu sendiri berasal dari pemanfaatan limbah furniture yang berlimpah. Dan terlebih untuk limbah yang dimanfaatkan oleh Woodeco Indonesia yaitu jenis kayu jati.

Baca juga:

Biennale Jogja XVI Equator #6 2021 Berlangsung Hybrid

“Dengan memanfaatkan limbah kayu ini tentu memiliki kualitas baik, harga ringan, dan tingkat pengeringan yang cepat”, ujar Agung Setiawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here