Menparekraf Ajak Dalang Untuk Edukasi Prokes Lewat Cerita Wayang

0

Sebagai salah satu bentuk dukungan lainnya, Menparekraf Sandiaga mengatakan dirinya akan mencoba untuk membuat gelaran wayang pada akhir tahun. Gelaran wayang dikatakannya memiliki mulitplier effect yang tinggi karena banyak pelaku yang terlibat dalam satu kali pementasan.

Baca juga:

Pelaku Parekfraf Solo Berhasil Mencuri Perhatian Menparekraf

“Kita akan coba gelar sebelum akhir tahun di kantor Kemenparekraf dengan pola hybrid,” kata Sandiaga.

Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, mengungkapkan, kota Solo saat ini telah turun ke PPKM Level 2. Perlahan kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif termasuk seni dan budaya mulai coba dijalankan kembali.

Namun ia mengatakan hal ini membutuhkan waktu, terlebih anggaran di tahun ini yang telah banyak dialihkan untuk penanganan COVID-19.

“Tapi kami tetap mencoba untuk membuat event-event, seperti SIPA meski anggarannya terbatas dan venue juga kecil, tapi kami tetap mencoba untuk jalan karena saya tahu sangat berat bagi seniman saat pandemi,” kata Gibran.

Baca juga:

Pelaku Parekfraf Solo Berhasil Mencuri Perhatian Menparekraf

Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk terus disiplin dalam penerapan protokol kesehatan agar kondisi pandemi COVID-19 dapat terus terjaga dengan baik.

“Anggaran untuk tahun 2022 sedang dibahas di Banggar, dan kegiatan event sudah kami masukkan. Tapi kami yakin tidak usah menunggu tahun depan, tapi akhir tahun kita sudah dapat bangkit. Tapi kita tidak lakukan tanpa dukungan bapak dan ibu semua,” kata Gibran. Menparekraf Sandiaga Uno dan Wali Kota Gibran Rakabuming kemudian menyerahkan bantuan sembako kepada sejumlah perwakilan seniman yang merupakan dukungan dari berbagai pihak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here