Menikmati Kopi Arabika Khas Posong di Two Heart

0
4058
Kopi Posong

Medha.id Destinasi Wisata Posong tidak hanya menawarkan pemandangan alam khas pedesaan dengan latar belakang 8 Gunung yang berbeda. Bila anda berkunjung ke Destinasi Wisata Posong, anda dapat menemukan hamparan lahan tembakau Posong dan juga yang tak kalah menarik adalah kopi Posong yang telah melegenda.

Baca juga:

Posong Menawarkan Keindahan Hamparan 8 Gunung Sekaligus

Sedikit tentang kopi Posong. Kopi Posong adalah kopi arabica yang tumbuh di lereng gunung Sindoro yang ditanam pada lahan perkebunan dengan ketinggian antara 1600 sampai dengan 1800 mdpl. Kawasan gunung Sindoro merupakan gunung berapi yang memiliki temperatur udara dingin dan lembab serta curah hujan tinggi sehingga dapat menghasilkan kopi arabica yang nikmat. Dan bukan perkara mudah bagi petani kopi memulai untuk menanam kopi di areal tembakau, mengingat pada awalnya warga lebih memilih menanam tembakau daripada kopi.

Baca juga:

Palawi Risorsis Tawarkan Sensasi Off-Road Kaki Gunung Selamet

Tanaman kopi Posong dihasilkan dari varietas yang terseleksi dan tertanam dengan sistem tumpang sari dengan tanaman lain yang rata-rata telah terpupuk organik. Petani pak Tuhar hanya memetik 95% buah matang merah yang juga telah diseleksi. Kombinasi kesuburan tanah vulkanik dan temperatur rata-rata 20-30 derajat Celcius yang lembab membuat kopi Posong berkualitas.

Baca juga:

HAM Overland de Java Bentuk Nyata Peduli Pariwisata

Secangkir kopi Posong yang dihidangkan kepada saya oleh pak Tuhar memiliki rasa asam yang pas dan tentu saja tidak terlalu pahit. Kopi Posong memiliki aroma yang kuat dengan rasa yang terkadang memang mirip buah lemon. Terkadang pula ada sedikit rasa karamel atau coklat. Dan mengingat menikmati keaslian rasa dari sebuah kopi yaitu dengan tanpa gula, maka saya pun memutuskan untuk menikmatinya tanpa gula sedikit pun, dan rasanya nikmat sekali.

Baca juga:

Media Mendukung Pertumbuhan Industri Perhotelan dan Pariwisata Daerah

Kopi Posong merupakan kopi arabika asal Temanggung yang ditanam dengan ketinggian antara 1.600 hingga 1.800 mdpl. Dan kopi Posong yang terkenal karna cita rasa dan ceritanya yaitu kopi milik Pak Tuhar, Two Heart

“Nama Two Heart ini diadopsi dari nama saya yang diplesetkan, Tuhar menjadi Two Heart. Dan kebetulan lokasi hamparan kebun kopi dan kedai kopi saya ada di kaki gunung Sindoro-Sumbing, yang jika digabungkan menjadi simbol hati.” ungkap Tuhar.

Baca juga:

Inovasi Hybrid Meeting Di Harris Vertu Harmoni Jakarta

Menurut Tuhar, kopi posong asal Temanggung, Jawa Tengah, telah memiliki sertifikat MPIG (Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis) yang dikeluarkan oleh Kemenkumham.

Tuhar bercerita, setiap perbedaan geografis akan selalu menimbulkan perbedaan dalam rasa kopi, meski jenis kopi yang ditanam sama. Tuhar juga mengelola produk kopi posong yang ia beri label Two Heart dan telah diekspor hingga Korea. “Waktu itu saya ekspor ke Korea Selatan sekitar 36 ton. Padahal mintanya 2 kontainer. Tapi, saya tolak karena nggak sanggup,” ucap pria 50 tahun itu. Kopi Posong semakin naik daun sejak muncul film Filosofi Kopi 2 yang dibintangi Chiko J Ricko. Bahkan, Tuha juga bagian dalam film yang diadaptasi dari novel Dewi Lestari tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here